Senin, 18 Juli 2011

Build Line Tracker without Mikrokontroller


Cara kerja Line Follower Robot dimulai dari bagian sensor yang mendeteksi garis pandu/lintasan.Tiap-tiap warna permukaan lintasan memiliki kemampuan memantulkan cahaya yang berbeda-beda.Warna putih memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih banyak. Sebaliknya, warna-warna gelap memiliki lebih sedikit kemampuan memantulkan cahaya. Sensor yang digunakan dalam line follower robot adalah jenis dioda LED (Light Emiting Diode) dan photodioda. LED (Light Emiting Diode) digunakan sebagai Pemancar cahaya, garis-garis dalam lintasan digunakan sebagai media pemantulan cahaya dari LED(Light Emiting Diode), lalu cahaya yang dipantulkan oleh garis diterima atau diserap oleh photodioda, hal ini menjadi dasar dari sensor pendeteksi garis.
  • Sensor garis
Tidak ada perubahan dalam rangkaian sensor garis yang digunakan. Kita masih menggunakan efek pantulan cahaya dari LED yang ditangkap oleh photodioda kemudian sinyal ini diumpankan ke rangkaian op-amp.
  • Komparator
Rangkaian op-amp dikonfigurasikan sebagai komparator yang menghasilkan output logika “0″ dan “1″. Level kepekaan sensor dapat diatur dengan menyesuaikan(memutar) nilai VR. Rangkaian sensor dibuat 2 buah saja. Rangkaian ini dilengkapi dengan indikator LED yang berfungsi sebagai penanda apakah sensor mendeteksi garis hitam atau tidak, namun untuk menghemat daya sebaiknya bagian ini dihilangkan saja. Rangkaian ini juga dibuat 2 buah.

   

  • Driver Motor
Konfigurasi paling sederhana yang dapat digunakan sebagai driver motor menggunakan kombinasi darlington D400 dan TIP41. Skema rangkaiannya tampak seperti berikut.


0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 AkabriUdara and Powered by Blogger.